
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pembangunan stadion menjadi program yang kerap dibicarakan dalam program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin - Aliyah Mustika Ilham. Beberapa opsi lokasi lahan pun muncul, salah satunya di wilayan Untia.
Kepala Badan Perencanaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, Muhammad Dakhlan mengakui, pihaknya sedang menginventarisasi aset yang memungkinkan untuk dijadikan lahan stadion. Meskipun ada kabar bahwa Stadion Sudiang akan tetap dilanjutkan,
"Kita sementara menginventarisir aset kita. Tapi saya dengar katanya Stadion Sudiang tetap akan dibangun," katanya.
Jika tidak, pihaknya akan mencari aset yang ada. Namun, hingga saat ini Tim Transisi MULIA belum membahas hal ini. "Kita belum dipanggil oleh Tim Transisi untuk membahasnya. Mungkin dalam waktu dekat akan dipanggil," terangnya.
Salah satu aset Pemkot berada di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya. Lahan seluas 22 hektare yang sebelumnya akan dijadikan arena sirkuit, namun tidak jadi,
"Kita punya lahan di Untia 22 hektare dan ada beberapa alternatif. Lahan di Untia yang kemarin direncanakan untuk sirkuit," ungkapnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, A Zulkifily Nanda menyebutkan, stadion ini merupakan salah satu program yang diprioritaskan dan sangat mungkin terealisasi karena merupakan bagian dari janji politik.
"Makanya kita sedang membuat dokumen perencanaannya terkait stadion ini. Bagaimana kesiapannya, di mana diadakan, dan sebagainya. Termasuk apakah ada aset Pemkot yang bisa dimaksimalkan? Itu akan kita kaji semua secara keseluruhan sebelum diserahkan ke DPRD. Sebab, pasti DPRD akan mempertanyakan semuanya," katanya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: