Andrie Yunus Disiram Air Keras di Salemba, Hendri Satrio: Pemerintah Jangan Berharap Publik Lupa

3 hours ago 2
Andrie Yunus

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Insiden penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis malam (12/3/2026), menuai perhatian berbagai pihak.

Pengamat politik, Hendri Satrio, menegaskan, pemerintah harus segera mengusut tuntas kasus tersebut agar tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Dikatakan Hendri, langkah cepat aparat penegak hukum sangat penting untuk memastikan pelaku maupun pihak yang berada di balik penyerangan dapat segera terungkap.

Pemerintah Diminta Tidak “Buying Time”

Hendri mengingatkan agar pemerintah tidak menggunakan strategi menunda waktu atau berharap masyarakat melupakan kasus tersebut.

“Pemerintah gak boleh pake strategi buying time, berharap masyarakat lupa terhadap kasus penyerangan Andrie Yunus," ujar Hendri dikutip dari cuitannya di X (15/3/2026).

Ia menekankan bahwa sikap tegas dari pemerintah diperlukan agar kasus ini tidak berlarut-larut tanpa kejelasan.

Dorong Pengungkapan Pelaku hingga Aktor Intelektual

Lebih lanjut, Hendri menyebut pengungkapan pelaku lapangan saja tidak cukup.

Aparat juga didorong untuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang berada di balik aksi penyerangan tersebut.

“Justru pemerintah harus segera menemukan pelaku hingga aktor intelektual," imbuhnya.

Baginya, transparansi dalam penanganan kasus ini akan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum.

Penting untuk Menjaga Rasa Aman Masyarakat

Hendri menilai pengungkapan kasus secara tuntas juga penting untuk menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |