Para alumni MAN Model Makassar angkatan 2001 berpose bersama.
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Model Makassar angkatan 2001 mengadakan buka puasa bersama yang mengundang puluhan anak yatim dari dua panti asuhan di Makassar, yaitu Panti Asuhan Silaturahim dan Panti Asuhan Abanaul Akhyar.
Acara ini digelar pada Senin, 16 Maret 2026, di sebuah hotel di bilangan Jalan Andi Djemma, Kota Makassar, dan menjadi momen reuni sekaligus penguatan tali persaudaraan antar alumni.

Buka Puasa Bersama sebagai Wadah Silaturahmi dan Amal
Ketua panitia, Muh Jufri, yang juga berprofesi sebagai polisi, menjelaskan bahwa kegiatan tahunan ini tidak hanya sebagai ajang reuni, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan serta saling tolong-menolong antar alumni dan anak-anak panti asuhan.
"Partisipasi dari rekan-rekan cukup besar dalam kegiatan ini. Salah satu tujuan kegiatan adalah mempererat silaturahmi. Pertemuan semacam ini bisa memupuk rasa kebersamaan dan saling tolong menolong," katanya saat menyampaikan sambutan di lokasi acara.

Pesan Sedekah dan Lailatul Qadr dari Ustazah Nurul Ulfa
Ustazah Nurul Ulfa, alumni yang juga aktivis Fatayat NU, memberikan tausiyah yang mengingatkan pentingnya sedekah sebagai ikhtiar mendapatkan rahmat Allah. Ia menegaskan bahwa sedekah tidak harus berupa materi, bahkan senyuman pun dapat menjadi sedekah yang bernilai.
"Kita mengharapkan bahwa apa yang diperoleh hari ini baik berupa rezeki bisa dirasakan oleh banyak orang. Hadist nabi menganjurkan agar kita menafkahkan sebagian rezeki kepada orang yang membutuhkan," jelasnya.
Lebih lanjut, Ustazah Ulfa mengingatkan bahwa malam Lailatul Qadr berada di sepuluh malam terakhir Ramadan dan tidak perlu dicari karena akan mendatangi siapa saja yang memperbanyak ibadah dan amal bermanfaat bagi diri dan orang lain.
















































