5 Fakta Mengejutkan IRGC, Pasukan Elite Iran yang Ditakuti Barat

1 day ago 2

FAJAR.CO.ID - Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) telah menjadi pusat perhatian global sebagai kekuatan militer dan politik yang sangat berpengaruh di Iran dan Timur Tengah.

Organisasi ini tidak hanya berperan sebagai pasukan militer, melainkan juga sebagai aktor strategis yang mengendalikan berbagai sektor penting di Iran, mulai dari operasi militer luar negeri hingga bisnis besar.

IRGC dan Peranannya dalam Politik serta Ekonomi Iran

IRGC langsung berada di bawah komando Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, sehingga memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kebijakan politik dan keamanan negara. Banyak analis menilai dukungan IRGC sering kali menjadi faktor penentu dalam dinamika politik Iran.

Selain kekuatan militernya, IRGC juga menguasai jaringan bisnis yang luas, termasuk di sektor konstruksi, energi, minyak, dan telekomunikasi. Kekuatan ekonomi ini memperkuat pengaruh IRGC secara signifikan di dalam negeri.

Unit Elite Quds Force dan Operasi Luar Negeri

IRGC memiliki unit khusus bernama Quds Force yang bertugas melakukan operasi di luar wilayah Iran. Unit ini diketahui aktif dalam berbagai konflik di kawasan Timur Tengah seperti Suriah, Irak, Lebanon, dan Yaman. Melalui Quds Force, Iran dapat memperluas pengaruhnya tanpa harus terlibat langsung dalam perang konvensional.

Latar Belakang dan Status Terorisme

IRGC didirikan pasca Revolusi Iran 1979 untuk melindungi sistem Republik Islam dari ancaman internal dan eksternal. Ruhollah Khomeini, pemimpin revolusi saat itu, membentuk pasukan ini sebagai penjaga revolusi dan ideologi baru Iran.

Pada 2019, Amerika Serikat secara resmi menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris, sebuah langkah luar biasa karena jarang ada negara yang mengkategorikan militer resmi negara lain sebagai organisasi teroris. Keputusan ini semakin memperkeruh hubungan antara Washington dan Teheran.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |