Solusi Mudah untuk Mengatasi Perut Kembung Setelah Makan

1 month ago 22
Ilustrasi perut kembung. (Foto: Freepik)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Perut kembung adalah salah satu kondisi pencernaan yang umum dialami oleh siapa saja. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan rasa penuh, tekanan, atau bahkan nyeri pada perut.

Meski sering kali tidak berbahaya, perut kembung dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, terutama jika terjadi berulang.

Apa Itu Perut Kembung?

Perut kembung terjadi ketika gas menumpuk di saluran pencernaan. Normalnya, saat Anda makan, minum, atau bahkan menelan air liur, udara ikut masuk ke sistem pencernaan. Namun, jika udara tersebut terlalu banyak, gas bisa menumpuk di lambung dan menyebabkan rasa penuh, mual, atau begah.
Sebagian besar kasus perut kembung bersifat sementara dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, jika gejalanya terus berlanjut atau memburuk, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter.

Gejala Perut Kembung

Saat mengalami perut kembung, Anda mungkin merasakan beberapa gejala berikut:
• Perut terasa penuh dan membesar.
• Muncul bunyi gemuruh pada perut.
• Sering sendawa atau kentut.
• Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut.
Jika disertai gejala seperti sulit buang air besar (BAB) atau muntah, segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Penyebab Perut Kembung

Perut kembung biasanya disebabkan oleh gangguan dalam proses pencernaan. Beberapa makanan dan kebiasaan tertentu dapat memicu kondisi ini.

  1. Kebiasaan Makan
    • Makan terlalu cepat: Udara yang ikut tertelan dapat menyebabkan gas berlebih.
    • Mengonsumsi makanan berlemak: Makanan berlemak memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga gas cenderung menumpuk.
    • Makan sambil berbicara: Udara yang masuk bersama makanan dapat meningkatkan risiko kembung.
    • Makan dalam porsi besar: Porsi makan berlebihan memberi beban ekstra pada pencernaan.
  2. Gangguan Kesehatan
    • Maag (Dispepsia): Kondisi ini memicu nyeri di ulu hati, perut kembung, hingga sering bersendawa.
    • Perubahan hormon: Wanita yang sedang menstruasi sering mengalami perut kembung akibat fluktuasi hormon.
    • Kekurangan enzim pencernaan: Tubuh kesulitan memecah makanan, menyebabkan gas menumpuk di lambung.
    • Infeksi bakteri atau virus: Bakteri seperti H. pylori dapat menyebabkan radang lambung dan produksi gas berlebih.
    • Iritasi usus besar (IBS): Dipicu oleh alergi makanan, stres, atau infeksi bakteri, IBS sering menyebabkan perut kembung.

Cara Mengatasi Perut Kembung
Untuk meredakan perut kembung, beberapa langkah berikut dapat dicoba:

  1. Minum teh herbal: Chamomile, peppermint, kunyit, atau jahe membantu meredakan gas di perut.
  2. Gunakan antasida: Obat ini dapat mengeluarkan gas yang terperangkap di perut.
  3. Berolahraga secara teratur: Aktivitas fisik membantu melancarkan pencernaan dan mencegah penumpukan gas.
  4. Konsumsi probiotik: Probiotik membantu menyeimbangkan bakteri baik di usus, sehingga mencegah kembung.
  5. Suplemen magnesium: Magnesium membantu menetralkan asam lambung.

Pencegahan Perut Kembung
Agar perut kembung tidak mudah terjadi, lakukan langkah pencegahan berikut:
• Berolahraga rutin untuk mendukung fungsi pencernaan.
• Minum cukup air putih setiap hari.
• Konsumsi makanan berserat untuk melancarkan sistem pencernaan.
• Hindari makan dalam porsi besar; makanlah dalam porsi kecil namun sering.
• Makan dan minum secara perlahan untuk mengurangi udara yang masuk ke lambung.
• Kelola stres dengan baik, karena stres dapat memengaruhi kesehatan pencernaan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |