Rumah Jokowi di Solo Mendadak Bertuliskan Tembok Ratapan di Google Maps

2 hours ago 1
Rumah Jokowi di Solo dilihat via Google Maps berubah nama menjadi 'Tembok Ratapan Solo'.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Solo tiba-tiba ramai diperbincangkan. Pasalnya, lokasi rumahnya di Jalan Kutai Utara No. 1 muncul dengan penandaan nama "Tembok Ratapan Solo" di aplikasi peta digital Google Maps. Fenomena ini memicu gelombang rasa penasaran dan perbincangan hangat di media sosial.

Video Viral dan Klaim Destinasi "Hype" Gen Z

Keributan ini makin menjadi setelah beredar video pendek. Dalam video itu, seorang pemuda tampak berdiri di depan gerbang rumah Jokowi, beraksi seolah sedang meratap. Konten tersebut cepat menyebar, salah satunya diunggah oleh akun Instagram Indopium. Akun itu menyebut spot tersebut sedang populer di kalangan anak muda.

"Tembok Ratapan di Solo kini jadi salah satu spot paling hype buat anak muda Gen Z," tulis akun @indopium_ pada Selasa lalu.

Respon dari Lingkungan Jokowi

Lantas, bagaimana tanggapan dari pihak Jokowi? Ajudan pribadinya, AKBP Syarif Fitriansyah, mengaku sudah mengetahui soal penamaan unik di Google Maps itu.

Namun begitu, dia belum bisa memastikan apakah sang mantan presiden sendiri sudah mendapat kabar tersebut.

"Ya, saya sudah tahu. Enggak tahu Bapak sudah tahu apa belum ya," ungkapnya.

Hingga kini, siapa yang pertama kali memasang nama itu dan apa tujuannya masih menjadi misteri.

Maklum, fitur di Google Maps memang memungkinkan siapa saja untuk mengusulkan perubahan nama tempat. Di sisi lain, rumah Jokowi di Kelurahan Sumber, Surakarta, itu memang bukan lokasi yang asing bagi publik.

Dari Kediaman Pribadi ke "Destinasi" Ramai

Sejak Jokowi purnatugas dan kembali menetap di Solo pada Oktober tahun lalu, rumahnya kian ramai didatangi. Bukan cuma warga biasa yang ingin berfoto, tapi juga sejumlah menteri, pejabat, dan politikus. Tak heran jika banyak yang menyebutnya sebagai salah satu destinasi populer di kota itu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |