Rizal Fadillah: Oligarki Gantikan Penjajah, Rakyat Harus Bersatu Melawan

4 days ago 14
Ilustrasi oligarki

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu tersangka dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 Jokowi, Rizal Fadillah, menyebut deklarasi Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) sebagai penanda dimulainya perang semesta melawan oligarki.

Deklarasi GMKR digelar di Gedung Joang ’45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026) kemarin.

Gerakan tersebut dideklarasikan sebagai organ perjuangan bangsa yang mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu merebut kembali kedaulatan dari tangan oligarki.

Oligarki Curi Kedaulatan Rakyat

Rizal menuding oligarki telah mencuri, merampok, bahkan memperkosa kedaulatan rakyat.

Lanjut dia, kondisi tersebut merupakan bentuk pengkhianatan nyata terhadap amanat Konstitusi.

“Oligarki telah mencuri bahkan merampok dan memperkosa kedaulatan rakyat. Ini adalah pengkhianatan nyata terhadap amanat Konstitusi,” ujar Rizal kepada fajar.co.id, Rabu (11/2/2026).

Untuk diketahui, deklarasi GMKR dibacakan oleh mantan Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Soenarko.

Soenarko didampingi para anggota presidium, antara lain Muhammad Said Didu, Laksma TNI (Purn) Moeryanto, Marwan Batubara, Rizal Fadillah, serta Komjen Pol (Purn) Oegroseno.

Penyampaian Lima Tuntutan Rakyat

Beberapa tuntutan yang disuarakan adalah mendesak pengadilan terhadap Jokowi, pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta reformasi institusi Polri.

Acara deklarasi berlangsung meriah dan membludak. Gedung Joang ’45 dipenuhi peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari purnawirawan, akademisi, ulama, mahasiswa, aktivis, hingga kelompok emak-emak.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |