Kasus Keracunan MBG Januari Tinggal 50, Kepala BGN Ucap Alhamdulillah

4 days ago 15
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana (tengah). Foto: dok BGN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan rasa syukurnya atas penurunan kasus keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang Januari 2026.

Dikatakan Dadan, jumlah kejadian keracunan pada Januari tercatat sebanyak 50 kasus. Angka tersebut disebutnya jauh lebih rendah dibandingkan periode September maupun Oktober sebelumnya.

“Alhamdulillah, kasus kejadiannya di selama Januari ini kan 50 kali kejadian ya. Itu jauh lebih kecil dibandingkan ketika Oktober atau September,” ujar Dadan dikutip fajar.co.id pada Rabu (11/2/2206).

Meningkatnya Jumlah SPPG Jadi Pemicu

Ia menjelaskan, penurunan kasus itu terjadi di tengah meningkatnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Januari 2026.

Artinya, meskipun cakupan layanan bertambah, angka kejadian justru menunjukkan tren membaik.

“Padahal jumlah SPPG-nya meningkat tajam. Dan di Januari ini alhamdulillah masih sangat sedikit, meskipun kita ingin targetkan tidak ada kejadian,” ungkapnya.

Pastikan Tidak Ada Lagi Korban Keracunan

Meski demikian, pemerintah tetap memasang target besar agar ke depan tidak ada lagi kasus keracunan dalam pelaksanaan program MBG.

Dadan menegaskan, BGN terus memperketat pengawasan terhadap seluruh SPPG yang terlibat dalam program tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis

Evaluasi dilakukan secara intensif untuk memastikan standar keamanan pangan benar-benar dijalankan.

“Kita lakukan lebih intensif ya, dan juga kita berikan peringatan-peringatan kepada SPPG yang masih melanggar, terutama terkait pelanggaran yang agak berat,” jelasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |