Kapolrestabes Makassar Warning Sahur On The Road: Jangan Cederai Bulan Suci

1 month ago 20
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana. (Foto: Nurhadi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Sahur On The Road (SOTR) telah menjadi tradisi tahunan bagi sebagian anak muda di berbagai kota, termasuk Makassar, selama bulan Ramadan.

Aktivitas ini awalnya bertujuan untuk berbagi makanan sahur kepada masyarakat yang membutuhkan.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, SOTR justru kerap menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas).

Di Makassar, aksi sahur keliling ini sering kali berujung pada konvoi liar, balapan motor, hingga bentrokan antar kelompok.

Bahkan, dalam beberapa kasus, terjadi aksi saling serang yang melibatkan senjata tajam dan petasan, menciptakan situasi yang meresahkan warga.

Merespons budaya anak muda tersebut, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, meminta agar masyarakat bisa menjalankan ibadah sepanjang Ramadan tanpa ada keributan.

"Laksanakan ibadah di bulan Ramadan dengan khidmat dan khusyuk. Jangan cederai bulan suci dengan hal negatif yang dapat merusak pahala ibadah," ujar Arya kepada fajar.co.id, Jumat (28/2/2025) malam.

Dikatakan Arya, sesuatu yang bisa merusak pahala ibadah Ramadan seperti berselisih sesaama warga karena hal sepele.

"Apalagi sampai melakukan tindak pidana dan merugikan masyarakat banyak," sebutnya.

Lanjut mantan Kapolrestabes Depok ini, ibadah selayaknya dilakukan di Masjid dan tempat tempat tertentu, bukan di jalanan.

"Apabila ada kegiatan sosial, sebaiknya dilakukan dengan cara yang baik, tetap memperlancar jalan," imbuhnya.

Arya menuturkan, membahagiakan masyarakat dengan membagikan rezeki mestinya tidak menimbulkan kegaduhan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |