
FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Bulan suci Ramadan identik dengan buah Kurma. Hingga kemudian banyak orang akan menjadikan kurma sebagai stok untuk buka puasa maupun sahur.
Namun, kadang kala kurma yang dipasarkan mengandung gula atau bahan pemanis lainnya, yang dampaknya tidak baik untuk kesehatan.
Memilih kurma berkualitas tanpa tambahan gula penting untuk memastikan manfaat kesehatannya optimal. Berikut beberapa cara yang dapat membantu membedakan kurma yang memiliki kandungan pemanis:
- Periksa Label Kemasan
Saat membeli kurma kemasan, selalu baca label komposisi dengan teliti. Pastikan tidak ada bahan tambahan seperti sukrosa, sirup jagung tinggi fruktosa, atau pemanis buatan lainnya. Pilih kurma dengan komposisi bahan tunggal, yaitu hanya kurma. - Perhatikan Warna dan Tekstur
Kurma tanpa tambahan gula biasanya memiliki warna yang lebih alami dan tidak terlalu mengkilap. Teksturnya cenderung lebih kering dan tidak lengket seperti kurma yang dilapisi gula. - Rasakan Rasa Manis Alami
Kurma memiliki rasa manis alami yang berasal dari kandungan fruktosa dan glukosa. Kurma tanpa gula tambahan akan terasa manis, namun tidak berlebihan atau membuat tenggorokan terasa tidak nyaman. - Dikerumuni Semut
Kurma tanpa tambahan gula tidak akan dikerumuni semut meskipun dibiarkan di ruangan terbuka. Sebaliknya, kurma yang mengandung gula tambahan cenderung lebih menarik bagi semut. - Kurma Organik
Kurma organik biasanya diproses tanpa bahan kimia tambahan dan tanpa penambahan gula. Kurma organik juga cenderung lebih alami dan kaya nutrisi.
(Besse Arma/Fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: