Harga Cabai Mahal, Menko Zulhas Sarankan Penanaman Depan Rumah, PDIP: Bicara Tidak Berkualitas dan Asal-asalan

1 month ago 35
Ketum PAN Zulhas (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Juru Bicara PDI Perjuangan, Guntur Romli, melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan yang menyarankan masyarakat menanam cabai sendiri sebagai solusi menghadapi lonjakan harga menjelang Ramadan.

Guntur menilai pernyataan tersebut tidak solutif dan terkesan asal-asalan. Ia menyindir dengan membandingkan pernyataan serupa jika diterapkan pada komoditas lain.

"Telur ayam mahal, nanti disuruh pelihara ayam petelur. Daging mahal, disuruh ternak sapi. Beras mahal, disuruh nanam padi sendiri," ujar Guntur di X @GunRomli (28/2/2025).

Dikatakan Guntur, pernyataan seperti itu tidak mencerminkan kualitas pemimpin yang bertanggung jawab terhadap stabilitas harga pangan.

Ia menekankan bahwa pejabat publik semestinya mencari solusi konkret untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok, bukan malah melempar tanggung jawab ke masyarakat.

"Kalau terus seperti ini, bicara tidak berkualitas dan asal-asalan, tapi tetap digaji pakai duit rakyat," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti kenaikan harga cabai menjelang bulan Ramadan dan Lebaran 2025.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga cabai merah keriting di Jakarta saat ini mencapai Rp62.222 per kilogram, cabai merah besar Rp65.882 per kilogram, dan cabai rawit merah bahkan menembus Rp98.824 per kilogram.

Menanggapi kondisi ini, Zulhas menyarankan masyarakat menanam cabai sendiri di rumah.

"Cabai sekarang mahal sekali. Mempengaruhi inflasi tinggi, padahal menanam cabai di depan rumah saja bisa," ujarnya dalam acara CNBC Economic Outlook 2025 di The Westin, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/2/2025).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |