ESDM Resmi Libatkan Perusahaan Terafiliasi Israel Godok Proyek Geotermal, Hubungan Pemerintah RI-Israel Makin Dalam?

3 hours ago 2
Ilustrasi proyek geotermal (Istimewa)

FAJAR.CO.ID,JAKRTA — Pemerintah resmi menggandeng PT Ormat Geotermal Indonesia untuk proyek geotermal. Perusahaan terafiliasi Israel itu turut membiayai eksplorasi panas bumi di Wapsalit, Maluku dan Toka Tindung, Sulawesi Utara.

Terbaru, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan pemenang pelanggan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Ranu yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara yang ditetapkan pada Senin, 12 Januari 2026.

Hal ini menuai protes. Salah satunya dari Direktur China-Indonesia Desk dan Indonesia-MENA Desk di Pusat Studi Ekonomi dan Hukum CELIOS, Muhammad Zulfikar Rakhma.

Kerja sama itu, dia ggap menunjukkan hubungan Indonesia dengan Israel yang makin akrab. Mengingat PT Ormat Geotermal Indonesia dikendalikan Ormat Technologies, perusahaan yang dibangun di atas jaringan teknik, manufaktur, dan modal Israel.

Menurutnya, Indonesia tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dan secara konsisten menyuarakan dukungan untuk penentuan nasib sendiri Palestina. Namun, keterlibatan ekonomi dalam skala sebesar ini memiliki makna politik.

"Memperdalam hubungan komersial dengan perusahaan-perusahaan yang berakar di Israel menciptakan kesenjangan kebijakan yang nyata. Ketika pesan kebijakan luar negeri dan perilaku ekonomi berbeda, kredibilitas menurun. Posisi moral menjadi lebih sulit untuk dipertahankan," kata Zulfikar Rakhma, seperti dikutip dalam laman middleeastmonitor, Senin (16/2).

Ia mengungkapkan, keputusan ini membawa dua risiko yang jelas. Pertama, melemahkan posisi politik Indonesia terhadap Palestina, dan kedua, mengekspos lingkungan yang rapuh terhadap tekanan industri yang lebih dalam.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |