Roy Suryo.
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pernyataan pakar digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, yang mengakui adanya kekeliruan dalam analisisnya terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi, menuai respons dari rekannya sesama penulis buku Jokowi’s White Paper, Roy Suryo.
Pakar telematika itu menegaskan bahwa pernyataan Rismon sepenuhnya merupakan sikap pribadi dan tidak mewakili penulis lain dalam buku tersebut.
Roy Suryo Tegaskan Itu Pernyataan Pribadi Rismon
Roy menegaskan bahwa apa yang disampaikan Rismon terkait adanya kekeliruan dalam penelitiannya merupakan pernyataan personal.
“Statemen RHS (Rismon Hasiholan Sianipar) adalah memang hanya Statemen Pribadi saudara RHS sendiri,” ujar Roy kepada fajar.co.id, Kamis (12/3/2026).
Ia juga meminta agar pernyataan tersebut tidak dikaitkan dengan dirinya maupun pihak lain yang terlibat dalam penyusunan buku tersebut.
“Tidak perlu disangkut pautkan dengan kami (khususnya saya, Roy Suryo) selaku sesama Penulis JWP,” lanjutnya.
Permintaan Maaf ke Jokowi Bukan Sikap Bersama
Roy juga menanggapi langkah Rismon yang menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi atas temuan sebelumnya yang memicu polemik.
Menurutnya, permintaan maaf merupakan keputusan pribadi Rismon. Ia mengaku tidak ikut-ikutan dalam langkah tersebut.
“Jadi jika kemudian ada statemen selanjutnya di dalamnya yang mana RHS menyatakan minta maaf ke Jokowi, maka itu juga merupakan statemen pribadi,” tegasnya.
Roy menegaskan bahwa sikap tersebut bukan merupakan tanggung jawab penulis lain yang terlibat dalam buku Jokowi’s White Paper.
“Bukan tanggung jawab kami, meski secara personal saya tetap menghormati hak pribadi saudara RHS sendiri,” ucapnya.

















































