Perang Iran Melawan AS-Israel Berdampak ke Timur Tengah, Pemerintah Buka Opsi Menunda Ibadah Haji 2026

13 hours ago 4
Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: ANTARA/Andi Firdaus

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang berimbas kepada seluruh negara-negara Timur Tengah, tampaknya berdampak luas ke seluruh dunia.

Selain mempengaruhi pasokan energi di seluruh dunia, perang ini juga berpotensi mengganggu umat Islam dalam menjalankan ibadah umrah maupun ibadah haji pada 2026.

Tidak heran, Wakil Menteri Haji dan Umroh Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan pemerintah membuka opsi penundaan keberangkatan jemaah haji 2026.

“Kalau kemudian membahayakan jemaah misalnya membahaya keselamatan maka skenario untuk menunda bisa jadi muncul apabila keselamatan warga negara kita terancam,” ucap Dahnil di Istana Negara, pada Selasa (10/3).

Selain opsi penundaan keberangkatan ibadah haji, dibuka pilihan perubahan rute penerbangan apabila jalur utama dinilai tidak aman. “Kami siapkan rute penerbangannya berubah misalnya itu tentu bicara dengan otoritas penerbangan dan otoritas baik itu Saudi Arabia maupun berbagai negara yang nanti mempertimbangkan rute penerbangan,” kata dia.

Sementara itu, imbas konflik di Timur Tengah, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menunda keberangkatan umrah.

“Memang sementara ini terkait dengan keberangkatan umrah masih dalam peraturan mengimbau untuk menunda keberangkatan karena eskalasi dari konflik kita tidak tahu perkembangannya,” tuturnya.

Sedangkan untuk jemaah umrah yang saat masih berada di Arab Saudi, akan didampingi agar dapat kembali ke Tanah Air dengan aman.

“Negara bertanggung jawab untuk mendampingi dan memastikan keselamatan jamaah,” tambah Dahnil.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |