Kepala Madrasah Beber Penyebab MI Muhammadiyah Langgar Keluar dari Program MBG: Kualitas Menu Tidak Sesuai dan Tak Ada Perbaikan

5 hours ago 2
Mi Muhammadiyah Langgar bersikap tegas karena SPPG tak lakukan perbaikan.

FAJAR.CO.ID, LANGGAR -- Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Langgar resmi menyatakan keluar dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Langgar setelah tidak menemukan perbaikan signifikan dalam kualitas menu yang disajikan selama tiga hari masa peringatan.

Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Langgar, Muslihun MPd, menegaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan aspirasi dan saran dari para wali murid yang merasakan langsung manfaat dari program tersebut.

Keluhan Wali Murid Jadi Pemicu Utama

"Tanggal kejadiannya dari semenjak pertama menerima MBG sampai saya memberikan warning tanggal 7 Maret 2026 sampai tiga hari ke depan, tapi tidak ada perbaikan," katanya melalui pesan Whatsapp kepada fajar.co.id, Selasa, 24 Maret 2026.

Puncaknya, pihak sekolah secara resmi mengundurkan diri dari keikutsertaan dalam program tersebut pada tanggal 11 Maret 2026.

Masalah Menu dan Harga Jadi Sorotan

Muslihun membeberkan sejumlah faktor yang menjadi alasan utama keluarnya MI Muhammadiyah Langgar dari program MBG. Yang paling mencolok adalah ketidaksesuaian menu yang disajikan, seperti adanya buah yang busuk, masakan yang tidak matang, serta makanan yang memiliki rasa pahit dan asam.

Selain itu, daftar harga yang ditetapkan dalam program tersebut dinilai terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan harga pasar, menambah ketidakpuasan para wali murid dan pihak sekolah.

Ucapan Terima Kasih dan Permohonan Maaf

Melalui pernyataan resmi, MI Muhammadiyah Langgar juga menyampaikan permohonan maaf kepada Yayasan Putra Cendekia dan SPPG Langgar atas keputusan keluar dari program ini.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |