Viral Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri no Sensor di TikTok dan Telegram, Kenali Bahaya Klik Tautan Mencurigakan Agar Data Pribadi Tidak Bocor

3 hours ago 2

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Viralitas tautan video berjudul "Ibu Tiri vs Anak Tiri" yang dikaitkan dengan versi "full no sensor" memicu kekhawatiran serius di kalangan pakar keamanan siber.

Video berdurasi sekitar tujuh menit tersebut dilaporkan tersebar masif di platform TikTok, X (Twitter), dan Telegram dengan narasi provokatif yang diduga menjadi jebakan kejahatan digital.

Pakar keamanan siber memperingatkan bahwa label "Full No Sensor" hanyalah modus untuk memancing pengguna mengklik tautan yang berpotensi mengandung phishing, malware, hingga ransomware.

Konten yang dikaitkan dengan narasi "Versi Kebun Sawit" hingga "Part 2 di Dapur" tersebut hingga kini belum dapat dipastikan keasliannya dan diduga kuat merupakan manipulasi.

Risiko utama dari mengakses tautan mencurigakan ini adalah pencurian data pribadi.

Pelaku kejahatan siber dapat menyusup ke perangkat pengguna, membaca kode OTP, dan mengambil alih aplikasi perbankan digital yang berujung pada kerugian finansial yang signifikan.

Selain ancaman teknis, konsekuensi hukum berat juga membayangi masyarakat yang turut menyebarkan tautan tersebut.

Berdasarkan regulasi hukum yang berlaku, mendistribusikan konten asusila dapat berujung pada pidana penjara.

"Membagikan link video asusila di grup WhatsApp atau kolom komentar media sosial, meskipun hanya iseng, sudah termasuk kategori mendistribusikan konten ilegal," bunyi aturan hukum terkait.

Pelaku penyebaran konten ilegal ini dapat dikenai sanksi penjara hingga enam tahun serta denda maksimal Rp1 miliar.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |